Tuesday, November 4, 2014

Berapa Biaya Berlibur ke Sentosa?


http://www.hasanahqaromah.com/

Berapa dana yang diperlukan wisatawan Indonesia untuk pelesiran di Pulau Sentosa, Singapura? Menurut laporan perbandingan harga yang dirilis oleh TripAdvisor, situs perjalanan terbesar di dunia, perlu biaya sebesar Rp 9.499.234.

Hal ini berdasarkan laporan tahunan kedua TripIndexIsland Sun yang membandingkan biaya sehari berwisata dan menginap untuk dua orang di 16 daerah tujuan wisata pulau populer di Asia Tenggara. Penelitian ini menghitung biaya total dua orang untuk menikmati menginap semalam di hotel bintang 4, makan two-course (hidangan utama dan buah) dengan air kelapa, bir, layanan pijat, serta penyewaan sepeda dan kayak.

Dengan total biaya TripIndex paling tinggi, menjadikan Sentosa sebagai pulau wisata Asia Tenggara termahal bagi wisatawan Indonesia. Sentosa juga tercatat memiliki biaya termahal untuk makan, minum, sewa sepeda, dan pijat untuk dua orang.

Namun, pulau ini adalah rumah bagi banyak obyek wisata tema yang cocok untuk seluruh anggota keluarga, termasuk resor terintegrasi pertama Singapura, Resorts World Sentosa, yang mengoperasikan taman bermain Universal Studios pertama di Asia Tenggara, S.E.A Aquarum, Maritime Experiential Museum dan Adventure Cove Waterpark.

Universal Studios Singapore dan S.E.A. Aquarium juga mendapatkan penghargaan Travellers’ Choice Attractions Awards 2014, masing-masing berada di posisi pertama dan ketujuh di Asia dalam kategori Amusement Parks and Aquariums. Sentosa juga menyediakan transportasi gratis di pulau tersebut dengan Sentosa Bus, Sentosa Express, dan Beach Trams.

TripIndexIsland Sun 2014 menganalisa 16 tujuan wisata pulau-pulau utama di Asia Tenggara, Daftar pulau-pulau tersebut dikumpulkan dengan menggunakan data dari TripAdvisor tentang pulau yang paling sering dicari di wilayah tersebut setahun terakhit dan dari pakar setempat.

TripIndex mengumpulkan biaya dari item-item berikut di tiap tujuan wisata untuk merepresentasikan biaya wisata satu hari untuk dua orang. Biaya tersebut termasuk akomodasi satu malam untuk dua orang di hotel bintang empat, makan malam untuk dua orang (makan dua hidangan dan air kelapa) di restoran menengah, bir untuk dua orang, sewa sepeda untuk dua orang selama 8 jam atau satu hari penuh, pijat satu jam untuk dua orang di spa hotel bintang 4, sewa sewa kayak selama 1 jam (atau sama dengan naik banana boat.

Jika dirinci sesuai data tersebut, biaya di Sentosa untuk hotel bintang empat rata-rata satu malam adalah Rp 4.080.236. Bandingan dengan Gili Trawangan di Indonesia, biaya hotel bintang empat rata-rata untuk satu malam adalah Rp 1.526.528. Sementara untuk biaya makan malam dua hidangan untuk dua orang di Sentosa sebesar Rp 950.923.
Pulau wisata mahal lainnya adalah Palawan di Filipina dan Bintan di Indonesia. Wisatawan Indonesia perlu biaya Rp 6.154.142 di Palawan. Sementara di Bintan memerlukan biaya sebesar Rp 6.561.569

Cantiknya! Festival Bunga Pekarangan Rumah di Cordoba, Spanyol


http://www.hasanahqaromah.com/category/spanyol-portugal-maroko/



Kota Cordoba di Provinsi Andalusia, Spanyol, punya sejarah Islam yang kental. Tiap bulan Mei, turis bebas memasuki pekarangan rumah warga dan melihat bunga bermekaran. Inilah 'Battle of Flowers' yang penuh warna!

Mayoritas rumah warga di Cordoba, Spanyol punya pagar tembok tinggi sehingga tak bisa dilihat wisatawan. Namun sepanjang bulan Maret, pintu-pintu rumah dibuka dan wisatawan dipersilakan masuk. Siapkan mata dan kamera, karena pekarangannya penuh bunga warna-warni!

Inilah 'Battle of the Flowers', festival bunga di pekarangan rumah yang sudah ada sejak 1918. Keberadaan festival ini merunut pada zaman pendudukan bangsa Romawi di Provinsi Andalusia.

Di daerah beriklim panas dan lembab tersebut, bangsa Romawi menanam banyak bunga di pekarangan. kebiasaan tersebut diikuti oleh bangsa Moor, yang berlanjut sampai saat ini.

Dalam festival ini, warga tak hanya menanam dan menata bunga warna-warni di pekarangan dan dinding rumah. Ada juga mosaik batu dan dekorasi dari keramik bergaya Islam. Pada saat inilah, seluruh Kota Cordoba dipenuhi semerbak wangi khas campuran antara melati, jeruk, dan wangi lainnya.

Tak hanya rumah penduduk, bangunan-bangunan bersejarah di Cordoba juga dipenuhi bunga. Viana Palace misalnya, dikenal sebagai 'Patio Museum' dan menyuguhkan 12 patio berbeda untuk wisatawan. Patio adalah pekarangan tempat bunga-bunga tersebut ditanam.


Selama bulan Mei, banyak tempat yang bisa dikunjungi wisatawan untuk melihat cantiknya 'Battle of the Flowers'. Antara lain Encarnacion, Santa Isabel de los Angeles, Las Capuchinas, Santa Maria, Santa Cruz, Jesus Crucificado, Nuestra Senora de las Nieves, Corpus Cristi, dan San Pedro Real.

Sunday, November 2, 2014

Gua Biru di Italia

http://www.hasanahqaromah.com/category/west-and-east-europe-muslim/



Italia tak hanya menarik dari bangunan-bangunan bersejarah peninggalan Romawi. Suatu pulau bernama Capri di bagian selatannya, memiliki gua laut yang bagian dalamnya berwarna biru. Inilah Blue Grotto alias Gua Biru!

gua tersebut bernama Grotta Azzurra atau lebih dikenal Blue Grotto. Gua ini merupakan gua laut karena berada di pinggiran bebatuan karang yang besar dan berisikan air laut.

Panjang Blue Grotto mencapai 60 meter dengan lebar 20 meter. Kedalamannya sekitar 150 meter dengan dasar yang berupa pasir. Turis harus masuk ke bagian dalamnya dengan perahu kayu yang dikayuh dengan sampan.

Begitu masuk ke Blue Grotto, rasa takjub sungguh membuat mulut tak bisa berkata-kata. Pemandangan di dalamnya berupa air laut yang berwarna biru terang. Dinding dan langit-langit guanya yang berwarna hitam makin membuat warna birunya sempurna. Seolah bercahaya biru!

Warna birunya berasal dari refleksi atau pantulan cahaya matahari yang masuk dari mulut gua dan juga dari rongga bawah air, serta lubang-lubang kecil di dinding gua. Waktu terbaik untuk mengunjungi ke Blue Grotto adalah saat siang dan sore hari. Saat cuaca mendung atau sedang hujan deras, sebaiknya urungkan niat Anda ke sana karena cahaya birunya tak bakal terlihat.

Usut punya usut, Blue Grotto pertama kali ditemukan oleh Kaisar Romawi Tiberius pada tahun 27 Masehi. Kala itu, dia memindahkan ibukota Kerajaan Romawi ke Capri dan menemukan gua tersebut.

Dia membuat Blue Grotto menjadi pemandian pribadi. Di dinding-dinding guanya, dihiasi banyak artefak patung. Namun setelah itu, Blue Grotto hilang pamornya karena diyakini masyarakat setempat sebagai sarang penyihir.