Thursday, April 30, 2015

Cara Bertahan di Luar Negeri Kalau Tak Bisa Bahasa Inggris



Tidak semua orang punya kemampuan untuk bisa berbahasa Inggris. Tapi ini bukan berarti kamu tak boleh pergi liburan ke luar negeri. Berikut cara liburan ke luar negeri meski tak bisa bahasa Inggris.

Sebagai bahasa universal, bahasa Inggris sering digunakan sebagai komunikasi bagi turis di seluruh dunia. Bahasa ini juga jadi andalan traveler Indonesia saat liburan ke luar negeri.

Lalu, bagaimana nasib traveler yang tak bisa bahasa Inggris?  5 cara bertahan walau tak bisa bahasa Inggris:

1. Unduh aplikasi translate

Saatnya teknologi membantu kamu. Saat pusing dengan keterbatasan bahasa, ponsel pintar pun jadi jawabannya. Cukup mengunduh aplikasi translate dan voilla, perjalanan pun jadi lancar.

Tak bisa lafalnya tak masalah. Berikan saja hasil translate dari bahasa Indonesia ke Inggris agar lawan bicara bisa membacanya sendiri. Kamu pun bisa merekam omongan lawan bicara dan langsung diartikan ke dalam bahasa yang diinginkan. Asyik kan!


2. Bawa Kamus

Ini yang paling klasik, tapi penting. Biasanya buku ini digunakan saat baterai ponsel sudah habis atau saat sedang tidak ada jaringan internet. Satu-satunya yang masih bisa diutak-utik adalah kamus.

Pilihlah yang sederhana agar mudah menemukan kata-kata yang dibutuhkan. Jika tak bisa bicaranya, berikan saja kamus ke lawan bicara sambil menunjuk ke kata atau kalimat yang ingin diucapkan.

3. Selalu bawa peta

Satu lagi masalah yang memusingkan saat traveling adalah bertanya arah jalan. Jangankan tanya jalan, bicara bahasa Inggris pun sulit.

Untuk bertanya arah jalan tanpa drama karena tak bisa bahasa Inggris, bawa saja peta. Usahakan selalu menaruh peta di tas agar bisa dengan mudah menunjukkan destinasi yang ingin dituju ke lawan bicara.

Cara lain adalah, mengikuti jalur yang ada di peta. Jika kamu terlalu malas bertanya, jalan saja dengan rute dari peta.


4. Banyak Simpan Foto Tempat

Mungkin kamu bingung menjelaskan sebuah tempat dengan bahasa Inggris yang pas-pasan. Kenapa tidak menyimpan foto saja tempat yang ingin dituju.

Dengan begitu, lawan bicara bisa dengan mudah menunjukkan jalan kepadamu. Tak perlu banyak tenaga kan?




5. Rajin gunakan bahasa tubuh

Terakhir adalah menggunakan bahasa tubuh. Ini biasanya dipakai saat traveler sudah begitu putus asa karena tidak bisa berkomunikasi. Tenang, cara ini digunakan banyak wisatawan yang tak bisa bahasa Inggris kok. Mereka tidak hanya dari Indonesia tapi dari banyak negara lain.

Namun jangan terlalu membingungkan. Gunakan bahasa tubuh yang mudah, sederhana dan gampang dimengerti.

No comments:

Post a Comment