Saturday, April 18, 2015

Liburan Mesti Selektif, Ini 15 Negara Paling Mahal di Dunia



Dengan nilai tukar Dollar yang lagi perkasa terhadap mata uang dunia, Rupiah pun terkena dampaknya. Kita mesti selektif mau liburan kemana, karena ada negara-negara paling mahal di dunia.

Numbeo, situs database terbesar dunia untuk data kontribusi user terkait harga dan biaya, membuat penelitian Cost of Living Index for Country 2015. Riset ini mengungkapkan 119 negara dengan biaya hidup paling mahal sampai yang paling murah.

Kenapa ini penting bagi para traveler? Karena ketika mereka bertualang ke luar negeri, mereka akan mencicipi biaya hidup sehari-hari penduduk asli negara itu, mulai dari urusan makan sampai transportasi. Disimak  dari Numbeo, mereka mengukur harga barang kebutuhan sehari-hari, biaya makan di restoran dan ongkos transportasi.

Kota New York di AS menjadi patokan dengan nilai 100 persen. Negara-negara yang nilainya di atas 100 persen berarti lebih mahal biaya hidupnya dari New York. Sedangkan jika di bawah 100 persen artinya lebih murah dari New York.

Dari situ diketahui negara yang paling mahal biaya hidupnya adalah Swiss, 126 persen lebih mahal dari New York. Berikutnya ada Norwegia yang 118 persen lebih mahal dari New York. Di posisi ketiga ada Venezuela yang 111 persen lebih mahal dari New York.

Sebagai gambaran, sekali makan di restoran waralaba burger di Swiss bisa mencapai Rp 172 ribu. Sebotol air mineral kecil bisa mencapai Rp 44 ribu. Secangkir cappuccino bisa mencapai Rp 57 ribu. Wow!

Berikut ini adalah daftar lengkap 15 negara dengan biaya hidup paling mahal berdasarkan Cost of Living Index for Country 2015 versi Numbeo:

1. Swiss (126,03 persen)
2. Norwegia (118,59 persen)
3. Venezuela (111,01 persen)
4. Islandia (102,14 persen)
5. Denmark (100,60 persen)
6. Australia (99,32 persen)
7. Selandia Baru (93,71 persen)
8. Singapura (93,61 persen)
9. Kuwait (92,97 persen)
10. Inggris (92,19 persen)
11. Irlandia (92,09 persen)
12. Luxembourg (91,78 persen)
13. Finlandia (89,68 persen)
14. Prancis (88,37 persen)
15. Belgia (87,22 persen)

No comments:

Post a Comment