Sunday, May 10, 2015

Wisata Sejarah di Queen Victoria Market



Kunjungan ke Queen Victoria Market menjadi salah satu agenda yang sayang untuk dilewatkan jika berkesempatan singgah di Kota Melbourne, Victoria, yang berada di sisi selatan benua Australia tersebut. Selain dapat melihat dan merasakan bahan masakan dari berbagai belahan dunia, pengunjung juga bisa mengenal salah satu bagian sejarah penting dari kota tersebut.


Pengunjung tidak hanya bisa menemui daging sapi atau unggas maupun ikan, namun juga bisa menemui penjual daging kanguru di pasar itu. Bahkan salah satu kios yang mengkhususkan menjual daging hewan liar juga menyediakan daging di buaya dan emu. Bahkan terkadang mereka juga menjual daging onta

Kesan bersih terasa di dalam pasar tersebut karena sama sekali tidak ditemui lantai yang becek maupun satu pun lalat yang beterbangan. salah satu gedung yang mengkhususkan menjual berbagai macam roti, keju, maupun anggur khas Eropa .gedung tersebut merupakan salah satu gedung yang terbaru di kompleks pasar itu dan baru mulai beroperasi pada tahun 1929.

Bagian dalam pasar tersebut terlihat mewah berkat lantai teraso serta dinding gerai yang dibuat dari marmer yang didatangkan dari Itali. Agar terlihat mewah, kayu penyangga bangunan tersebut bahkan dicat dengan bahan nikel sehingga nampak seperti besi. Pengunjung bisa mencicipi berbagai roti dan bumbu dari berbagai negara di bagian ini. Mulai keju dari Perancis, Dolmates dari Yunani, pasta dari Italia, hingga anggur chardonnay dan coklat yang dibuat di Australia. Pasar ini paling ramai dikunjungi saat akhir pekan.

Mempelajari Sejarah

Selain berbelanja, pengunjung juga dapat mempelajari salah satu sejarah penting yang terletak di bagian pasar tersebut. bagian pasar yang saat ini digunakan untuk tempat penjualan beraneka cinderamata yang sebagian besar buatan Tiongkok tersebut dahulunya merupakan sebuah pemakaman. “Terdapat setidaknya 10.000 makam di bawah tempat yang kini digunakan untuk tempat penjualan cinderamata dan tempat parkir itu. Hanya 900 di antaranya yang berkesempatan membayar untuk memindahkan jenazah keluarga mereka. Mungkin inilah satu-satunya pasar di dunia yang dibangun di atas makam.

Salah satu yang dimakamkan di tempat itu adalah John Batman, pendiri kota Melbourne. Di atas kuburannya yang berada di dekat tempat parkir itu kini didirikan semacam tugu peringatan untuk penanda makam tokoh tersebut. Bahkan warga Melbourne sendiri tidak banyak yang tahu bahwa makam pendiri kota mereka berada di sini.



Kini, pasar tersebut terus berkembang menjadi pasar yang modern namun tetap berupaya mempertahankan keaslian peninggalan sejarahnya.

No comments:

Post a Comment