Dubai di Uni Emirat Arab sepertinya sanggup membangun
gedung apapun yang fenomenal dan megah. Setelah memiliki gedung tertinggi di
dunia Burj Khalifa, mereka akan membangun Museum of The Future berbentuk telur.
Museum ini menampilkan inovasi dari berbagai
sektor. Nantinya, ketika masuk museum, traveler akan berasa seperti ada di masa
depan!
Museum Masa Depan akan segera dibangun di
kawasan Menara Emirates dekat Jalan Sheikh Zayed, Dubai. Media internasional
seperti Telegraph dan Daily Mail Inggris, serta New York Daily News turut
membahas rencana pembangunan ini.
Museum Masa Depan didesain oleh arsitek
profesional bernama Shaun Killa. Museum dibangun dengan bentuk seperti telur,
dengan lubang dibangian dalamnya.
Menurut sang arsitek, bagian bangunan yang
melingkar melambangkan apa yang kita ketahui saat ini. Sedangkan bagian
lubangnya mencerminkan hal-hal yang belum kita ketahui. Pembangunan museum
menghabiskan dana sekitar US$ 136 juta (Rp 1,7 triliun).
Pada dinding luar museum akan terukir puisi yang
dibuat oleh Wakil Presiden dan Perdana Menteri UAE sekaligus pemimpin Dubai,
Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum. Nantinya, museum akan menampilkan
inovasi dalam teknologi dan desain pada berbagai sektor. Misalnya,
transportasi, kesehatan dan edukasi.
Benda-benda yang dipajang dalam museum akan
diganti setiap 6 bulan sekali. Semua benda yang ada di museum ini diusahakan
lebih maju 10 tahun dari zaman sekarang. Jadi, saat traveler berkunjung nanti
akan merasakan atmosfer seperti di masa depan.
Selain ruangan untuk memajang koleksi, Museum
Masa Depan juga akan dilengkapi dengan fasilitas untuk riset, lobi pintar,
teater serta restoran. Pembangunan museum ditargetkan selesai tahun 2017.
No comments:
Post a Comment